Untuk tampilan web maksimal, gunakan laptop atau PC. Enjoy our services~
Gunakan VPN untuk akses lebih lancar. Happy Spirit Keeping!
Tampilkan postingan dengan label Shedu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shedu. Tampilkan semua postingan

Bota Mahila (Keterangan dan Perawatan)


Bota Mahila adalah wanita-wanita hijau atau biasa disebut green lady, didalam ajaran wicca dikenal juga dengan nama "dancing green woman" yang sering dinyanyikan di banyak chanting dan mantera mereka.

 Di dalam hutan rimba yang masih alami dan jauh dari peradaban biasanya mereka sering menampakan diri, namun bukan berarti spirit jenis ini malas manifestasi, didalam lingkungan modern pun mereka sering bermaifestasi sebagai aroma rumput atau tanaman yang tiba-tiba datang dan tiba-tiba hilang.

Kemampuan mereka adalah menghisap energy tanaman dan matahari untuk menambah energy mereka atau diberikan ke keeper mereka, meningkatkan regenerasi energy kehidupan di semua makhluk. Mereka juga dikenal sebagai penarik kerejekian (general) dan dengan aura pengasihannya.

Sifatnya yang lembut sesuai dengan jenis energynya yang cenderung soft, jadi aman dikeep didekat anak balita maupun ibu yang sedang hamil.

Bota Mahila cocok dijadikan companion oleh dokter, psikiater, dan orang-orang yang sering berkomunikasi dengan orang lain.

Fungsi :

- Healing
- Menghisap energy alam (tanaman dan matahari)
- Kerejekian (general)
- Keberuntungan
- Penundukan dingin
- Aura asihan 

Perawatan Tambahan :

- Ketika oil dari kami habis, bisa diberikan mix oil cendana + mawar
- Dirumah keeper tanam suatu tanaman hijau (jenis bebas) lalu diberikan pita kuning/emas di salah satu batangnya.

Caladrius (Fungsi dan Perawatan)



Caladrius atau Dhalion (greek) adalah burung yang dikenal dalam tradisi romawi sebagai burung penyembuh, biasa disymbolkan sebagai merpati dalam tradisi agama nasrani, Burung yang pernah diperkenalkan juga oleh Pieter van der Borcht dalam illustrasinya di The Phsyologus th. 1588.


Caladrius disebut sebagai "Snow-white bird that lives in king's house", karena raja-raja kuno romawi dan yunani dikenal memiliki "makhluk" ini sebagai companion bagi tabib-tabib istana. banyak sejarah yang tidak diceritakan tentang burung ini untuk menghindari para tabib atau praktisi kesehatan modern, khususnya dalam agama nasrani, agar tabib dan praktisi penyembuh ini tidak "terjebak" di dalam ritual yang menurut para "santo atau pope" dapat mengurangi kadar keimanan kepada Tuhan.

Namun kita mencoba membuka kembali keberadaan makhluk suci ini. Makhluk ini cocok sebagai companion bagi anda yang bekerja sebagai healer/tabib/perawat/dokter untuk membantu dalam pengobatan yang ada lakukan kepada pasien, cara makhluk ini melakukan healing kepada makhluk hidup dimulai dari memperbaiki peredaran energy "badan halusnya" agar berpengaruh kepada "badan fisiknya" dan membuat metabolisme tubuh kembali meregenerasi.

Fungsi :

- Healing
- Regenerasi energy cakra/aura/tubuh fisik
- Cleansing tubuh
- Terkadang akan membisikan kepada keepernya tentang rempah/bahan obat alami

Perawatan :

- Oil yang digunakan adalah minyak cendana
- Letakan segelas air didekat penyimpanan vesselnya

Shedu (Fungsi dan Perawatan)



Shedu, ras ini berwujud seperti banteng, namun memiliki sayap dan kepala manusia, biasanya selalu menggunakan mahkota. ras ini sangat terkenal di jaman babylonia kuno. Dikenal sebagai pelindung bagi yang membutuhkan, dijuluki sebagai guardian of akkadia. 

Shedu disebut juga simbol keseimbangan elemen, dimana manusia jaman itu menganggap bahwa ke-4 kaki shedu masing-masing mewakili tiap elemen, air, tanah, udara, dan api. Mereka juga dianggap pelindung para ksatria, para penyihir, dan para sarjana pada masanya. Benar-benar simbol dari keagungan suatu peradaban.

Fungsi :

- Proteksi mayor aktif
- Aura wibawa
- Menyeimbangkan ruh elemen dari mantra (bagi praktisi)
- Meningkatkan kepekaan batin
- Membimbing dalam pengambilan keputusan

Perawatan :

- Oil menggunakan campuran Gaharu + kasturi
- Perawatan tambahan, diletakan ditumpukan beras didalam mangkuk atau wadah, kemudian diletakan logam mulia (emas/perak/perunggu) dalam wadah tersebut.